WhatsApp
+86 18506833737
Hubungi Kami
+86-13023666663
E-mail
hzbrakelining@foxmail.com

Kampas rem fleksibel EQ153 R

Deskripsi Singkat:

Bahan kampas rem standar meliputi bahan non-asbes, serat sintetis, semi-logam, dan bahan partikel hijau dan hitam yang baru dikembangkan.


Detail Produk

Label Produk

Deskripsi Produk

Nomor kampas rem: WVA 19032
Ukuran: 220*180*17.5/11
Aplikasi: Truk Benz
Bahan: Non-asbes, serat sintetis, Semi-Logam

Spesifikasi

1. Tidak berisik, 100% bebas asbes, dan hasil akhir yang sangat baik.
2. Masa pakai yang lama dalam kondisi jalan terberat.
3. Daya pengereman yang luar biasa.
4. Tingkat debu lebih rendah.
5. Beroperasi dengan tenang.

Persyaratan material untuk pelat gesekan rem memiliki empat aspek berikut:

Pelat gesekan rem dan cakram rem saling bergesekan untuk menghasilkan torsi pengereman, sehingga pelat gesekan merupakan bagian yang menanggung tekanan relatif tinggi dan mudah terpengaruh oleh suhu, gaya mekanis, dan efek kimia. Untuk memastikan masa pakai dan efek penggunaan pelat gesekan, diperlukan kinerja yang stabil dan kualitas tinggi, dan material merupakan faktor kunci yang memengaruhi kinerja dan kualitas, yang menuntut persyaratan tertentu untuk material pelat gesekan.

1. Bahan tersebut tidak mengandung asbes
Persyaratan material untuk kampas rem gesekan adalah pertama-tama tidak boleh mengandung asbes, tidak hanya itu, material gesekan juga harus sebisa mungkin menghindari serat dan sulfida yang mahal dan tidak stabil. Formulasi material kampas rem gesekan yang tepat akan memastikan kekuatan tekan yang sesuai. Material kampas rem gesekan pada dasarnya terdiri dari empat bahan baku: material logam, material pengisi, zat pelumas, dan material organik. Proporsi relatif dari material-material ini bergantung pada situasi khusus di mana pelat gesekan digunakan dan koefisien gesekan yang dibutuhkan. Asbes telah terbukti sebagai material tahan aus yang efektif dalam formulasi material pelat gesekan, tetapi setelah orang mengetahui bahwa serat asbes berbahaya bagi kesehatan, material ini secara bertahap digantikan oleh serat lain. Sekarang, pelat gesekan rem tidak boleh mengandung asbes, pelat gesekan bebas asbes memiliki koefisien gesekan yang tinggi, kekuatan mekanik yang baik, dan kampas rem non-asbes yang ramah lingkungan memiliki penyusutan termal yang kecil.

2. Koefisien gesekan tinggi
Untuk material pelat gesekan, diperlukan juga koefisien gesekan yang tinggi dan stabil dalam berbagai kondisi kerja. Koefisien gesekan dinamis kampas rem menentukan besarnya gaya pengereman dan juga berperan penting dalam keseimbangan rem dan stabilitas kontrol winch selama pengereman. Penurunan koefisien gesekan menyebabkan perubahan yang signifikan pada kinerja pengereman, bahkan mungkin mengakibatkan peningkatan jarak berhenti yang substansial. Oleh karena itu, koefisien gesekan kampas rem harus dijamin tetap stabil dalam semua kondisi (kecepatan, suhu, kelembaban, dan tekanan) dan sepanjang masa pakainya.

3. Suara pengereman rendah
Persyaratan yang harus dipenuhi adalah kebisingan pengereman yang dihasilkan oleh material bantalan gesekan harus rendah. Secara umum, kebisingan disebabkan oleh getaran akibat gesekan yang tidak seimbang antara bantalan rem dan cakram rem. Gelombang suara dari getaran ini dapat diidentifikasi di dalam mobil. Terdapat juga berbagai jenis kebisingan selama proses pengereman. Kita umumnya membedakannya berdasarkan tahapan kebisingan, seperti kebisingan yang dihasilkan pada saat pengereman, kebisingan yang menyertai seluruh proses pengereman, dan kebisingan yang dihasilkan saat rem dilepas. Kebisingan frekuensi rendah 0-50Hz tidak terdengar di dalam mobil, dan pengemudi tidak akan menganggap kebisingan 500-1500Hz sebagai kebisingan pengereman, tetapi pengemudi akan menganggap kebisingan frekuensi tinggi 1500-15000Hz sebagai kebisingan pengereman. Faktor utama yang menentukan kebisingan rem meliputi tekanan rem, suhu bantalan, kecepatan kendaraan, dan kondisi iklim. Untuk mencegah kebisingan, perangkat peredam getaran biasanya digunakan pada pelat gesekan rem, termasuk pelat peredam getaran dan lem anti-getaran.

4. Kekuatan geser yang kuat
Kekuatan geser bertujuan untuk memastikan bahwa lapisan gesekan tidak akan lepas atau retak bahkan dalam kondisi yang berat, dan kekuatan geser merupakan standar untuk mengukur kinerja lapisan gesekan, sehingga kekuatan geser material lapisan gesekan harus kuat. Baik itu kekuatan geser bantalan gesekan itu sendiri atau ikatan antara bantalan rem dan pelat belakang, harus dipastikan bahwa itu tidak akan lepas atau retak bahkan dalam kondisi ekstrem.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami.